Minggu, 06 Januari 2013

Makalah Sistem Operasi RedHat dan CentOS


MAKALAH
SISTEM OPERASI
Perbandingan Linux Redhat dan CentOS



Disusun Oleh :
1.      Novitasari                              12119653
2.      Tria Pramesanti                     12119769
3.      Arsilla Miranti                       18110548
4.       Juni Lasma Sianipar             12119809
5.      Sri Aryandini                        12119647
6.      Iyus Kadarusman                  18110093
7.      Rizky Septian                        12119983



Manajemen Informatika
BINA SARANA INFORMATIKA
Margonda Depok
D E P O K © 2012




KATA PENGANTAR


Puji dan syukur saya panjatkan ke hadhirat Allah SWT, karena dengan rahmat-NYA skami dapat menyelesaikan makalah sistem operasi yakni mengenai perbandingan dua linux.

Terima kasih kepada Dosen Mata Kuliah Sistem Operasi yakni Bpk. Rame Santoso yang telah membimbing kami dalam menyusun makalah ini. Makalah ini kami susun berdasarkan bahan bahan yang kami peroleh dari beberapa situs internet.

Akhir kata, kami sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari teman- teman semua yang bersifat membangun makalah ini ke depan agar menjadi lebih baik. Dan kami harap semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.




                                                                                     Depok, 31 Desember 2012





                                                           
                                                                                      Penulis,
                                                                                                                       


                                                                        


DAFTAR ISI

Halaman Judul........................................................................................        1
Kata Pengantar........................................................................................       2
Daftar Isi.................................................................................................     3
BAB I PENDAHULUAN
            1.1.  Latar Belakang......................................................................      5
            1.2.  Batasan Masalah....................................................................     5
            1.3.  Tujuan Penulisan...................................................................       5
            1.4.   Metodologi Penulisan............................................................      5
            1.5.  Sistematika Penulisan.............................................................      6
BAB II LANDASAN TEORI
            2.1.  Linux dan Sejarahnya............................................................      7
            2.2.  Kelebihan Linux...................................................................      8
            2.3.  Kekurangan Linux................................................................      9
BAB III PEMBAHASAN
            3.1.  Redhat
                        3.1.1.Sejarah Redhat.......................................................      11
                        3.1.2. Proses Instalasi Redhat...........................................     12
                        3.1.3. Kelebihan Redhat...................................................      23
                        3.1.4. Kekurangan Redhat................................................     23
            3.2 CentOS
                        3.2.1. Sejarah CentOS.......................................................     25
                        3.2.2. Perintah Dasar di CentOS.........................................    26
                        3.2.3. Proses Instalasi CentOS.............................................    29
                        3.2.4. Keunggulan CenntOS..............................................      39
                        3.2.5. Kelebihan CentOS...................................................      39
                        3.2.6. Kekurangan CentOS...............................................     39
            3.3 Perbandingan dari Redhat dan CentOS......................................  40
BAB IV PENUTUP
            4.1. Kesimpulan............................................................................    41
            4.2. Saran....................................................................................      41
Daftar Pustaka........................................................................................     42





BAB I
PENDAHULUAN


1.1.  Latar Belakang
Sistem Operasi merupakan penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Sistem operasi ada yang open source dan ada juga yang close source, ada yang berbayar dan ada juga yang tidak.
Redhat dan CentOS merupakan bagian dari distro linux, dimana linux itu sendiri termasuk open source. Red Hat adalah sistem operasi linux yang populer sampai produksinya dihentikan pada tahun 2004, namun mengeluarkan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) untuk lingkungan perusahaan (tidak gratis). Sedangkan CentOS adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL). Proyek ini berusaha untuk 100% binari kompatibel dengan produk hulunya (RHEL). Maka untuk itu kita harus lebih memahami sistem operasi supaya kita dapat memilih sistem operasi sesuai dengan apa yang kita butuhkan.

1.2.  Batasan Masalah

Dalam makalah ini akan dibahas tentang sejarah Redhat dan CentOS. Akan dibahas proses instalasi sistem operasi Redhat dan CentOS, perbandingan Redhat dan CentOS. Serta akan dibahas kekurangan dan kelebihan dari Redhat dan CentOS.


1.3.   Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini diantara adalah sebagai berikut :
1.      Memenuhi tugas Mata Kuliah Sistem Operasi.
2.      Mengetahui sejarah sistem operasi Redhat dan CentOS
3.      Mengetahui dan memahami proses instalasi Redhat dan CentOS
4.      Mengetahui dan memahami perbedaan Redhat dan CentOS
5.      Mengetahui kekurangan dan kelebihan Redhat dan CentOS
6.      Sebagai bahan latihan penulis dalam pembuatan karya tulis di masa yang akan datang.

1.4.   Metodologi Penulisan

Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan studi literatur-literatur yang terkait dengan tema. Kemudian dijelaskan langkah demi langkah supaya pembahasan lebih jelas

1.5.   Sistematika Penulisan

Untuk memberikan gambaran secara jelas dan memudahkan pembahasan serta pemahaman isi makalah, maka isi makalah secara keseluruhan disajikan dalam empat bab yang masing-masing mempunyai urutan tertentu dan saling terkait untuk membentuk pengertian yang utuh, yaitu sebagai berikut:

BAB I      PENDAHULUAN

Menjelaskan latar belakang, batasan masalah, tujuan penulisan, metodologi penulisan dan sistematika penulisan.

BAB II    LANDASAN TEORI

Pada bab ini berisi teori-teori, konsep-konsep dasar yang terkait dalam hal-hal analisa yang khususnya pada masalah.

       BAB III   PEMBAHASAN

Bab ini berisi tentang sejarah, proses instalasi, perbandingan, serta kelebihan dan kekurangan dari Redhat dan CentOS.

       BAB IV   PENUTUP

Berisi tentang kesimpulan dari hasil penulisan serta saran-saran yang mungkin dapat dijadikan masukan tambahan.





BAB II
LANDASAN TEORI


2.1. Linux dan Sejarahnya
Linux atau GNU/Linux adalah sistem operasi bebas yang sangat populer untuk computer, Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan sebagai rujukan kepada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang di dalamnya disertakan program-program lain pendukung sistem operasi. Contoh program tersebut adalah server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric. Distro Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi popularitas, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang menggunakan sistem lisensi dan berbayar (proprietary) maupun versi UNIX bebas lain yang pada awalnya menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa sisi. Linux mendukung banyak perangkat keras komputer, dan telah digunakan di berbagai peralatan dari komputer pribadi, superkomputer dan sistem benam (embedded system), seperti telepon seluler (Ponsel) dan perekam video pribadi. Pada awalnya, Linux dibuat, dikembangkan, dan digunakan oleh peminatnya saja. Kini Linux telah mendapat dukungan dari perusahaan besar seperti IBM dan HewlettPackard. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan ini dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX proprietari, serta faktor keamanan dan kestabilannya dibandingkan dengan Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).
Linux ini disebarkan secara luas dengan gratis di bawah lisensi GNU  General Publi License (GPL), yang berarti source code Linux juga tersedia bagi publik. Linux dikembangkan oleh perorangan maupun kelompok yang bekerja secara sukarela. Para pengembang Linux memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan tukar-menukar kode, melaporkan bug, dan membenahi segala masalah yang ada. Setiap orang yang tertarik biasanya bergabung dalam pengembangan Linux ini. Pengembangan Linux pertama kali dilakukan oleh Linux Benedict Torvalds pada tahun 1991 di Universitas Helsinki, Finlandia. Kemudian Linux dikembangkan lagi dengan bantuan dari banyak programmer dan pakar UNIX di Internet. Linux ini bisa diperoleh dari beberapa distribusi yang umum digunakan, misalnya RedHat, Debian, Slackware, Caldera, Stampede Linux, TurboLinux dan lain-lain.




Sejarah Linux
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanen-baum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.

2.2. Kelebihan Linux
·         Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
·         Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker karena masih berbasis teks (DOS). Namun, kini Linux mudah digunakan hampir semudah menggunakan Windows, bahkan masalah style pun, Linux lebih baik dari Windows 7.
·         Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak komunitas-komunitas pengembangnya, semisalsourceforge.net. , atau bila terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
·         Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
·         Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
·         Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras, seperti kasus file .docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau versi dibawahnya.
·         Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
·         Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
·         Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux dihttp://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
·         Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
·         Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.

2.3. Kekurangan Linux

·         Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
·         Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
·         Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
·         Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
·         Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
·         Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.




BAB III
PEMBAHASAN


3.1. Redhat
                Redhat adalah distribusi yang paling populer dan paling banyak dipakai. Ia juga merupakan standar atau bisnis pengembangan berbagai distribusi lainnya termasuk Mandrake-Linux, ASP-Linux dan banyak lagi lainnya.
            Redhat adalah salah satu system operasi workstation yang bisa dijalankan dengan mode dhcp server. Adapun untuk mengkonfigurasikan dhcp pada Redhat, kita membutuhkan file yang namanya dhcpd.conf. untuk mendapatkan file ini, bisa kita copy dari CD ke-2 Redhat atau bisa buat sendiri. Cara membuatnya adalah dengan petintah “touch” dan diletakkan pada direktory /etc/dhcpd.

3.1.1. Sejarah Redhat
                Red  Hat  adalah  salah  satu  perusahaan  terbesar  dan  dikenal  untuk  dedikasinya atas  perangkat  lunak  sumber  bebas  .  Red  Hat  didirikan  pada  1993  dan  bermarkas  di Raleigh, North Carolina, Amerika Serikatt. Red Hat terkenal karena produknya Redhat Linux  salah  satu  distro  Linux  utama.  Pada  tahun  1993  Bob  Young  mendirikan  ACC Corporation,  bisnis  katalog  yang  menjual  aksesori  perangkat  lunak  Linux  dan  UNIX. Pada tahun 1994 Marc Ewing membuat distribusi Linux sendiri, yang dinamai Red Hat Linux.  Ewing  merilisnya  pada  Oktober  tahun  tersebut,  dan  dikenal  sebagai  rilis Halloween.  Young  membeli  bisnis  Ewing  pada  tahun  1995,  dan  keduana  bergabung menjadi Red Hat Software, dengan Young menjabat sebagai CEO.
Saham  Red  Hat  masuk  pasar  modal  pada  11  Agustus  1999,  dan  menjadi  salah satu perusahaan pencetak-laba-terbesar-pada-penjualan-hari-pertama dalam sejarah Wall Street.  Matius  Szulik  menggantikan  Bob  Young  sebagai  CEO  pada  bulan  November tahun tersebut.
            Pada  tanggal  [15  November]]  1999,  Red  Hat  mengakuisisi  Cygnus  Solutions. Cygnus provided commercial support for free software and housed maintainers of GNU software  products  such  as  the  GNU  Debugger  and  GNU  binutils.  Cygnus  adalah perusahaan penjual jasa  dukungan atas perangkat lunak bebas dan pengelola perangkat lunak  GNU  seperti  GNU  Debugger  dan  GNU  Binutils.  Salah  satu  pendiri  Cygnus, Michael  Tiemann,  menjabat  sebagai  Chief  Technical  Officer  Red  Hat  dan  mulai  2008 menjabat  sebagai  Vice  President  untuk  urusan  Open  Source.  Red  Hat  kemudian  juga mengakuisisi  WireSpeed,  C2Net  dan  Hell's  Kitchen  Systems.  Red  Hat  juga  membeli Planning  Technologies,  Inc  pada  tahun  2001  dan  pada  tahun  2004  direktori  dan perangkat lunak server-sertifikat AOL iPlanet. Pada  bulan  Februari  2000,  InfoWorld  memberikan  Red  Hat  penghargaan "Operating  System  Product  of  the  Year"  (Produk  Sistem  Operasi  Terbaik  Tahun  Ini) bagi  Red  Hat  Linux  6.1.  Red  Hat  acquired  Planning  Technologies,  Inc  in  2001  and  in 2004 AOL 's iPlanet directory and certificate-server software.
Red Hat memindahkan kantor pusatnya dari Durham, NC, ke Centennial Campus NC State University di Raleigh, North Carolina pada Februari 2002.
Pada bulan Maret berikutnya, Red Hat pertama kalinya memperkenalkan sistem operasi Linux untuk perusahaan besar [1]: Red Hat Advanced Server, yang kemudian diganti namanya menjadi Red Hat Enterprise Linux (RHEL). Dell, IBM, HP dan Oracle Corporation mengumumkan dukungan mereka atas platform tersebut.
Pada bulan Desember 2005 majalah CIO Insight melakukan survei nilai peusahaan tahunannya, dan menaruh Red Hat di peringkat #1 dalam nilai untuk tahun kedua berturut-turut.
Saham Red Hat menjadi bagian dari NASDAQ-100 pada 19 Desember 2005. Red Hat menmbeli JBoss perusahaan penyedia perangkat lunak sumber terbuka untuk jaringan pada 5 Juni 5 2006 dan JBoss menjadi bagian dari Red Hat. Pada tahun 2007 Red Hat membeliMetaMatrix dan membuat kesepakatan dengan Exadel untuk mendistribusikan perangkat lunaknya.
Pada tanggal 18 September 2006, Red Hat merilis Red Hat Application Stack, proses pengolahan struktur data berdasarkan teknologi JBoss.
Pada tanggal 12 Desember 2006, Red Hat pindah dari NASDAQ (RHAT) ke New York Stock Exchange (RHT).
Pada 15 Maret 2007 Red Hat merilis Red Hat Enterprise Linux 5, dan pada bulan Juni, mereka membeli Mobicents.
Pada 13 Maret 2008 Red Hat mengakuisisi Amentra, sebuah penyedia layanan integrasi sistem untuk Service-oriented architecture (SOA), bagi manajemen proses bisnis, pengembangan sistem dan solusi data perusahaan. Amentra beroperasi sebagai perusahaan mandiri dari Red Hat.


3.1.2. Proses Instalasi Redhat 6.0
Pada bagian ini akan dijelaskan langkah demi langkah istalasi Redhat, Redhat yang digunakan adalah Redhat 9 yang merupakan versi terbaru. Metode yang digunakan adalah dengan CD-ROM, dimana CD-ROM sebagai file master Redhat Linux 9 yang terdiri dari 3 CD. Mode instalasinya adalah mode instalasi berbasis grafik (GUI).
 Mulai instalasi
Masukkan Disk 1 dari 3 CD Instal RedHat. Kemudian pilih OK lalu Enter . Beberapa saat akan muncul opsi pemilihan bahasa selama proses instalasi seperti gambar berikut :
Pilih bahasa untuk proses instalasi yang familiar (English) lalu tekan tombol Next. Pilih konfigurasi keyboard yang sesuai (U.S. English) lalu tekan tombol Next.

Pilih mouse sesuai dengan mouse anda lalu tekan tombol Next untuk melanjutkan instalasi.
Setelah itu akan muncul tampilan untuk menu pilihan instalasi.
Disini kita diminta memilih : Upgrade atau Instal. Pilih Perform a New Red Hat Linux Instalasion untuk instal. Next, instaler akan membawa ke gambar berikut :




Pilih menu pilihan jenis instalasi yang ingin dilakukan dalam hal ini dipilih Personal Desktop. Klik tombol Next maka akan dibawa ke metode pembagian pembagian partisi seperti gambar berikut :
Jika dipilih menu Automatically Partition maka akan muncul tampilan seperti di bawah. Pilih menu Remove all Linux partition atau yang lain sesuai kebutuhan. Jika hard disk masih kosong dan belum dipartisi maka Redhat akan melakukan partisi

Jika pada gambar diats kita memilih opsi Manually partitioning with Disk Druid, tampilan yang muncul adalah sebagai berikut :
Karna kita telah mnyiapkan satu partisi kosong untuk linux maka, tugas kita hanya membuat partisi baru. Untuk Menambah partisi baru, klik tombol new, kemudian akan tampil layar sebagai berikut :

Pada kolom mount point buat : /swap lalu pada File Sistem Type pilih linux swap. Untuk Kolom Size (MB) Isikan sebesar dua kali memory komputer. Misalkan memori komputer anda 128 maka rumus untuk siza partisi swap adalah 256 MB. Pada kolom AllowableDrives terdapat list hardisk yang terinstal komputer anda. Jika misalnya di komputer anda terdapat dua hardisk, dan anda memilih hda maka partisi yang akan dibuat ini (partisi /swap) akan di instal di hda1.Jika komputer anda hanya memiliki satu hardisk pilih hda. Opsi Additional Size Option seperti terlihat pada gambar pilih Fix Size. Anda bisa mencoba opsi yang lain. Tidak terlalu bemasalah. Untuk opsi yang lain seperti Force to be a primary partition, jika anda pilih ini maka partisi /swap ini akan dijadikan partisi utama, sedang jika anda tidak memilih nya maka partisi /swap akan menjadi partisi logical. Saran saya, beri tanda centang pada opsi ini. Chek for bad block boleh anda. Lalu tekan OK. Kemudian kita buat satu partisi. Pilih tombol NEW pada kotak dialog Partitioning. Lalu isikan di kolom Mount Point “/” (tanpa quota tentunya). Untuk file system, pilih Linux Native. Isikan kolom size sisa dari hardisk anda yang masih kosong. Jadi, misalnya anda punya hardisk 10 GB, maka sisa dari hardisk yang masih kosong adalah total size dari hardisk anda dikurangi size partisi swap dan size partisi windows (jika windows telah ada di hardisk anda). Lalu pilih OK kemudian pilih Next. Anda di bawa ke tampilan sebagai berikut :

Disini anda akan menginstal Boot Loader. Lalu pilih Next, sehingga muncul tampilan sebagai berikut :
Jika anda berencana menghubungkan komputer ke jaringan, isikan data yang diminta. Jika tidak biarkan kosong. Pilih Next, kemudian muncul kotak konfigurasi firewall. Biarkan kosong jika anda tidak menghubungkan komputer dengan jaringan.
Pilih Next , muncul tampilan berikut yang meminta anda mengisikan jenis bahasa yang akan digunakan oleh RedHat nantinya.
Pilih Next untuk melanjutkan. Sehingga tampil setting waktu.
Lalu lanjutkan dengan memilih Next. Muncul layar berikut yang mengharuskan anda mengisi passowrd root.

Kemudian akan muncul tampilan berikutnya.
Pilih Next jika tidak ingin menghubungkan komputer dengan jaringan.
Ada dua optional disini,  Accept the current package list dan Customize the set of packages to be installed.
Accept the current package list artinya anda menerima paket-paket default sesuai dengan tipe instalasi yang anda pilih. Jika anda ingin memilih sendiri paket-paket yang akan di instal maka pilih Customize the set of ackages to be installed.Pilih Next untuk melanjutkan, jikaanda memilih Customize the set of packages to be installed muncul tampilan sebagai berikut :
Silahkan memilih paket-paket apa yang hendak anda instal. Setelah proses pemilihan paket selesai maka dilayar komputer kesayangan anda akan pemberitahuan bahwa installer akan mulai menginstal pake-paket yang anda pilih. Setelah beberapa saat, paket-paket yang anda pilih akan mulai di instal oleh installer RedHat 9.0.
Ini memakan waktu agak lama, tergantung berapa banyak paket yang anda pilih. Jika anda pilih semua paket, bisa 1-2 jam. Setelah beberapa lama proses instalasi berjalan, anda diminta memasukan CD instalasi RedHat 9.0 yang kedua dan yang ketiga. Jadi sering-seringlah memperhatikan CD-ROO Manda :) Setelah itu, muncul tampilan berikutnya yang meminta anda membuat Disket Boot. Terserah anda mau membuat disket boot atau tidak. Tetapi alangkah baiknya anda membuat disket boot. Jika suatu saat komputer anda tidak bisa booting maka disket boot lah solusinya.

Berikutnya installer akan meminta anda memilih konfigurasi Video Card. Umumnya, installer mengenali jenis video card yang ada. Dan juga anda diminta memilih jumlah RAM video card tersebut. Seperti terlihat pada gambar berikut :

Jika video card yang anda miliki tidak terdapat di daftar tersebut, maka pilih Unlisted Card. Dan Jangan pilih Skip x configuration, karna jika anda memilih ini, anda tidak akan bisa menikmati indahnya desktop di Linux RedHat, cuma tampilan teks doang. Lalu pilih Next yang akan membawa anda ke konfigurasi monitor dan resolusi monitor. Setelah anda memasukan dengan benar, maka selesai sudah instalasi Linux RedHat 9.0.

3.1.3. Kelebihan Redhat
  1.  Instalasinya mudah, karena merupakan revolusioner Linux.
  2.  Standar baku file binner pada Linux
  3.  Dapat  mengubah  alamat  IP  menjadi  domain  pada  web.
  4. Domain juga digunakan sebagai virtual host dalam dunia maya.
  5.  Domain  Lebih  mudah  di  ingat  dibandingkan  dengan  no  IP Address.


3.1.4. Kekurangan Redhat

  1. Membutuhkan waktu untuk mengkonfigurasinya.
  2. Jika kita koneksi terputus domain tidak dapat di akses lagi.
  3.  Dukungan multimedia buruk
  4.  Transisi RedHat ke Fedora mengkhawatirkan


3.2. CentOS
CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat) adalahsistem operasi gratis yang dibuat dari source code Red Hat Enterprise Linux (RHEL). Proyek ini berupaya untuk 100% binari kompatibel dengan produk hulunya (RHEL). Dan tentu saja menggunakan paket RPM.
Karena CentOS dikompile dari SRPM RHEL maka CentOS 100% kompatible dengan RHEL, isi dari CentOS hampir sama dengan RHEL. Lalu, apa bedanya? Bedanya pada CentOS semua atribute RHEL dibuang, misalnya README.TXT RHEL diganti menjadi README.TXT CentOS.
Rilis CentOS :
Rilis CentOS
Arsitektur
Basis RHEL
Tanggal rilis CentOS
Tanggal rilis RHEL
2
i386
2.1
2004-05-14[1]
2002-05-17[2]
3.1
i386, x86_64, ia64, s390, s390x
3
2004-03-19[3]
2003-10-23[2]
3.4 - Server CD
i386, x86_64, ia64, s390, s390x
3.4
2005-01-23
-
3.7
i386, x86_64, ia64, s390, s390x
3.7
2006-04-11[4]
-
3.8
i386, x86_64
3.8
2006-08-25[5]
-
4.3 - Server CD
i386
4.3
2006-05-30[6]
-
4.6
i386, x86_64, ia64, alpha, s390, s390x, ppc (beta), sparc (beta)
4.6
2005-12-16[7]
2005-05-15[2]
4.7
i386, x86_64
4.7
2008-09-13[8]
2008-07-24[9]
5
i386, x86_64
5
2007-04-12[10]
2007-03-14[11]
5.1
i386, x86_64
5.1
2007-12-02[12]
2007-11-07[13]
5.1 - LiveCD
i386
5.1
2008-02-18
-
5.2
i386, x86_64, dan LiveCD 5.2 i386
5.2
2008-06-24
2008-05-21
5.5
i386, x86_64
5.5
2010-05-14
2010-03-30


3.2.1. Sejarah CentOS
CentOS yang merupakan singkatan untuk Community Enterprise Operating System, adalah hasil dari kelompok kontributor open source dan pengguna bekerja sama untuk mengembangkan solusi Linux yang tersedia secara bebas untuk pengguna yang tidak memerlukan banyak dukungan komersial untuk mencapai tujuan mereka. CentOS, Yang merupakan singkatan untuk Community Enterprise Operating System, adalah Hasil Dari Kelompok kontributor open source dan pengguna bekerja sama untuk mengembangkan Solusi Linux Yang Tersedia Secara Bebas untuk pengguna banyak Yang regular tidak memerlukan dukungan kegiatan tidak langsung untuk mencapai Composition Komposisi mereka.
CentOS dedicated server dirancang berdasarkan produk Red Hat, Red Hat Enterprise Linux. CentOS server dirancang berdasarkan Produk Red Hat, Red Hat Enterprise Linux. Walaupun Red Hat Linux server seluruhnya terbuat dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka, hanya didistribusikan kepada publik dalam bentuk biner (termasuk CD-ROM dan DVD-ROM) dengan biaya yang dibayar oleh pelanggan. Walaupun Red Hat Linux server seluruhnya terbuat Dari perangkat lunak Bebas dan Terbuka sumber, Hanya didistribusikan kepada Publik KESAWAN Bentuk biner (termasuk CD-ROM dan DVD-ROM) biaya Artikel Baru Yang Dibuat Dibayar pelanggan. Namun, Red Hat tidak merilis kode sumber untuk produk di bawah GNU General Public License, sehingga penggunaan kode untuk penciptaan dari distribusi Linux CentOS merupakan praktek sepenuhnya valid dan dapat diterima. Namun, Red Hat regular tidak merilis kode sumber untuk Produk di Bawah GNU General Public License, sehingga penggunaan kode untuk penciptaan Dari distribusi Linux CentOS sepenuhnya merupakan praktek yang valid dan dapat diterima. Distribusi produk CentOS sepenuhnya sesuai dengan kebijakan redistribusi Red Hat. Distribusi Produk CentOS sepenuhnya sesuai Artikel Baru kebijakan redistribusi Red Hat.
Server CentOS hampir identik dengan produk Red Hat kecuali bahwa hal itu diubah untuk menghilangkan semua branding Red Hat dan karya seni. Server CentOS hampir identik Artikel Baru Produk Red Hat kecuali bahwa ITU diubah untuk menghilangkan hal * Semua merek Red Hat dan Seni karya. CentOS dan perusahaan Linux solusi tidak dengan cara apapun berafiliasi dengan atau didukung oleh Red Hat, Inc dan anak pajak tangguhan CentOS Linux Solusi regular tidak berafiliasi Artikel Baru Artikel Baru Apapun cara atau didukung Dibuat Red Hat, Inc

3.2.2. Perintah Dasar di CentOS
Secara umum perintah-perintah Linux dan UNIX memiliki sintaks sbb :
 perintah [option…] [argumen…]
         Option merupakan pilihan yang dapat kita gunakan untuk memberikan hasil tertentu dari suatu perintah. Argumen umumnya merupakan sesuatu yang akan diproses oleh perintah, misalnya nama file atau nama direktori.Tanda [ ] merupakan simbol bahwa option dan argumen tidak harus selalu digunakan dalam menjalankan perintah. Tanda titik-titik menandakan bahwa baik option dan argumen dapat lebih dari satu. Seluruh perintah dalam Linux dan UNIX bersifat case sensitive, jadi perintah LS akan dianggap berbeda dengan ls. Sekarang kita mulai dengan perintah-perintah dasar yang umum digunakan dalam Linux : 
  • ls

      Perintah ini merupakan perintah untuk menampilkan isi suatu direktori. Perintah ini mirip seperti perintah dir dalam DOS. Ada beberapa cara untuk menggunakan perintah ini, misalnya :
# ls
# ls -l
Untuk mengetahui lebih lengkap tentang perintah ls, silakan lihat di manual dengan perintah man ls.
  • -          more

      Perintah more dapat digunakan untuk melihat isi suatu file teks dengan layar per layar. untuk keluar dari tampilan more dengan menekan tombol q.
  • -          cat

      Perintah ini digunakan untuk menampilkan isi file ke layar tanpa fasilitas tampilan layar per layar. Biasanya digunakan bersamaan dengan pipeline atau redirection. Misal untuk menampilkan isi file /etc/passwd dan /etc/group, gunakan perintah :
# cat /etc/passwd /etc/group

  • -          cd

      Perintah ini mirip seperti perintah cd dalam DOS yaitu digunakan untuk pindah ke direktori tertentu. Contoh perintah :
# cd /home/adje
Untuk menuju kembali ke direktori /home, maka digunakan perintah :
# cd ..

  • -          cp

      Perintah ini digunakan untuk mengkopi suatu file atau direktori. misalnya :
# cp contoh1 contoh2
      Perintah di atas maksudnya akan mengkopi contoh1 ke file contoh2. Untuk mengkopi seluruh direktori menggunakan perintah :
# cp -R /home/adje /home/afri

  • -          mv

      Perintah ini digunakan untuk memindahkan suatu file ke lokasi lain atau dengan nama lain. Contoh :
# mv contoh1.php contoh2.php
#mv contoh1.php /home/adje/contoh2.php

  • -          rm

      Perintah ini digunakan untuk menghapus direktori atau file. Perintah ini mirip dengan perintah del dalam DOS. Dalam menggunakan perintah ini agar hati-hati karena dalam Linux tidak ada perintah undelete atau unerase. Contoh penggunaan rm sbb :
#rm contoh1.php
      Untuk menghapus suatu direktori gunakan perintah :
#rm /home/adje/temp

  • -          mkdir

      Perintah ini digunakan untuk membuat direktori. Misalnya :
#mkdir contoh

  • -          Pipeline

      Pada Linux dan UNIX, hasil keluaran suatu proses program dapat diberikan sebagai input pada proses lainnya. Contohnya :

#ls -l /home/adje | more

  • -          grep

      Perintah grep digunakan untuk men-filter masukan dan menampilkan dalam bentuk baris-baris yang sesuai dengan pola yang anda inginkan. Contoh :
            # ps ax |grep wvdial
  • -          Redirection

      Di dalam Linux atau UNIX, anda dapat membelok-belokkan standar input, output ataupun standar error menuju tujuan lain. Misalnya anda dapat membelokkan standar output suatu program ke file atau membelokkan standar input suatu program dari suatu file.
      Proses pembelokkan ini disebut redirection dan di *NIX digunakan simbol > (untuk membelokkan standar output ke file) dan simbol < (untuk membelokkan standar input dari file). Contoh : Untuk menyimpan tampilan isi seluruh directori /etc ke sebuah file, gunakan perintah :
#ls -lR /etc > isi-etc
Untuk menambahkan isi file isi-etc dengan data lain, gunakan simbol >> (append) pada redirection, misal :
#ls -lR /home/adje >> isi-etc
Untuk membuat perintah mensortir data yang terdapat pada file contoh.txt dapat digunakan perintah :

#sort <>

3.2.3. Proses Instalasi CentOS 5.0
Centos 5.5 ini dapat di download dan di distribusikan kembali secara gratis di http://www.centos.org/modules/tinycontent/index.php?id=15
Langkah pertama adalah, masuk ke bios PC dan setting boot sequence menjadi CD/DVD ROM boot sequence pertama, atau bila ada option untuk boot dari media lain (spt F10 pada board intel, Kunci ESC/F8 pada board asus ) itu lebih baik. Setelah Boot Sequence dari PC sudah di set, tampilan pertama dari Centos akan tampah spt gambar berikut :
-                      Boot Option pada Centos
-                      Tekan Enter untuk melakukan proses installasi berbasis Grafis (GUI=graphical User Interface), atau ketik linux text dan tekan ENTER untuk masuk proses instalasi berbasis text (CLI=Command Line Interface). Cara yang saya pakai kali ini adalah berbasis GUI
-                      Selanjutnya akan muncul proses inisialisasi/proses pengenalan perangkat keras yang ada dalam komputer yang akan kita gunakan dalam menginstall Centos 5.5.
-                      Inisialisasi Hardware
-                      Langkah berikutnya, system instalasi menampilkan pertanyaan apakah CD/DVD yang digunakan di test atau tidak, test ini berguna untuk meyakinkan bahwa CD/DVD yang kita gunakan dapat berfungsi dengan, bila CD/DVD yang kita gunakan tidak baik atau proses testnya FAIL CD/DVD tersebut tidak dapat digunakan untuk melanjutkan proses selanjutnya, jadi sebaiknya diikuti saja, agar tidak terjadi kesalahan di ujung atau ditengah-tengah proses installasi yang akhirnya akan membuang buang waktu.
-                      Media CD/DVD dalam proses test
-                       Setelah proses test selesai, langkah berikutnya , welcome screen dari centos
-                      Welcome Screen Centos 5.5
-                      Pemilihan jenis keyboard yang akan digunakan, proses instalasi ini menggunakan Keyboard US?English
-                      Pemilihan jenis keyboard
-                      Penentuan media dan jenis partisi yang akan digunakan dalam proses instalasi, secara default Centos akan membuat 2 partisi yaitu  /root dan /swap bila kita langsung click next pada menu spt gambar berikut.
-                      Partisi yang default yang akan digunakan Linux
-                      Untuk proses instalasi kali saya , saya menggunakan pembuatan partisi sendiri/click Create  Custom Layout
-                      Custom Lay out
-                      Akan muncul menu berikut (saya menggunakan hard disk virtual sebesar 8 gb dengan menggunakan program Vmaware), cara instalasi vware dan kegunaannya akan di bahas di artikel yang lain.
-                      Custom partition
-                      Scema partisi yang akan dibuat / = 5gb /swap=2GB ( rumusan swap ini adalah 2 X memory yg digunakan dalam hal ini memory yang saya gunakan 1GB jadi partisi /swap =2GB, dan partisi /home = sisa dari isi hard disk yg kita gunakan
-                      Partisi / root
-                      partisi /swap
-                      Partisi /home
-                      Schema partisi yang sudah di buat akan tampak spt ini, click next
-                      Schema Partisi
-                       Configurasi GRUB LOADER, click Next ..
-                      Grub Loader
-                      Configurasi LAN yg akan digunakan, configurasi LAN akan dibahas pada artikel tersendiri
-                      Configurasi LAN
-                      Configurasi lokasi dan zona waktu  (arahkan mouse ke arah peta indonesia)
-                      Configurasi lokasi dan zona waktu
-                      Input password untuk root
-                      Password untuk root
-                      Software atau aplikasi yang akan digunakan, pada option ini kita bisa memilih aplikasi apa saja yang ingin kita install , atau click next untuk membiarkan system melakukan instalassi secara default.
-                      Seleksi aplikasi yang akan diinstall
-                      Proses instalasi akan segera di mulai, click star
-                      Start untuk memulai proses instalasi
-                       Progress instalasi

-                      Progres Instalassi
-                       Proses instalasi telah selesai, click reboot untuk merestart komputer dan melakukan configurasi ulang
-                      Setelah komputer di restart, kita akan di minta untuk mengkonfigurasi ulang settingan  firewall, yang di allow / diijinkan untuk mengakses komputer kita adalah, service www,ftp,ssh
-           Configurasi Firewall
-             Langkah berikutnya adalah konfigurasi SELinux, untuk sekarang di disable saja,konfigurasi SELinux akan dibahas di artikel tersendiri
-                      Configurasi SeLinux
-                      Konfigurasi tanggal dan waktu
-                      Configurasi tanggal dan waktu
-                      Langkah terakhir adalah configurasi user yang akan digunakan dalam Centos 5.5 ini, setelah ini kita kan diminta untuk merestart sekali lagi komputer.
-                      Configurasi User
-                      Tampilan Centos 5.5 yang telah terinstall
-                      Centos Telah Terinstall


3.2.4. Keunggulan CentOS
CentOS memiliki beberapa keunggulan antara lain adalah :
·         Mudah dipelihara
·         Distribusi yang mandiri, maksudnya adalah distribusi ini bisa dikembangkan tanpa bantuan yang lainnya dalam proses pembangunannya
·         Sangat cocok untuk penggunaan jangka panjang, terutama untuk lingkungan produksi bukan eksperimental dan lainnya
·         Mudah digunakan bagi pemelihara paket software dan para pengguna
·         Support jangka panjang dari para developernya
·         Pengembangan yang aktif
·         Infrastruktur berbasis komunitas
·         Management yang terbuka
·         Model bisnis yang terbuka
·         Dukungan komersial, diberikan oleh vendor-vendor partner

3.2.5. Kelebihan CentOS
·         CentOS sangat kompatibel dengan RH
·          Merupakan OS freeware yang sangat handal untuk skala Enterpise
·         Merupakan  satu-satunya  OS  freeware  yang  didukung  resmi  oleh CPanel
·         Drivers  RHEL  dapat  dipakai  oleh  CentOS  karena  isi  CentOS adalah RHEL

3.2.6. Kekurangan CentOS
·         Tergantung  pada  distro  RH.  Karena  itu  CentOS  selalu  keluar setelah RH
·         Kata "enterprise" membuat pemula takut dan memilih Fedora
·         Penampilan website CentOS yang kurang menarik
·         Kurangnya dokumentasi mengenai CentOS secara khusus.

3.3. Perbandingan dari Redhat-CentOS

Redhat
·         - RedHat Linux merupakan salah satu distribusi yang memiliki program instalasi yang sangat baik sehingga instalasi dapat dilakukan secara otomatis. User hanya perlu memasukkan informasi mengenai sistem yang dimiliki dan sisanya akan dikerjakan oleh program instalasi tersebut. Oleh karena itu sebelum melakukan instalasi sebaiknya mengumpulkan dulu dokumentasi mengenai semua hardware yang dimiliki, kalau perlu siapkan buku manual komputer.
·       -  Redhat : sistem operasi komersil/berbayar, logo berbeda dengan CentOS. Sedangkan,

          CentOS
·         - CentOS merupakan distro alternatif yang kompatibel dengan RedHat Enterprise. CentOS bentukan para maniak Redhat yang masih berpegang teguh pada free software dan open source. CentOS dikembangkan oleh komunitas yang tergabung dalam website.
·       -   CentOS : sistem operasi yang gratis, cocok digunakan oleh perusahaan /organisasi yang hanya memiliki modal yg pas-pasan, tema desktop berbeda dengan CentOS.


BAB IV
PENUTUP

4.1. Kesimpulan
1.      Redhat adalah salah satu perusahaan terbesar dan terkenal untuk dedikasinya atas perangkat lunak sumber bebas (open source).
2.      Sistem Operasi Redhat merupakan distribusi Linux yang paling populer dan paling banyak dipakai dan merupakan basis pengembangan berbagai distribusi.
3.      Redhat lebih mudah instalasinya tetapi membutuhkan watku untuk mengkonfigurasinya.
4.      CentOS adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL).
5.      CentOS merupakan OS freeware yang sangat handal untuk skala Enterprise dan merupakan satu-satunya OS freeware yang didukung resmi oleh Cpanel.

4.2. Saran
1.    Redhat  dan  CentOS  mempunyai  kelebihan  dan  kekurangan   masing – masing.
2.    Dan penulis  memberikan  alternative  untuk  memilih  Redhat  karena  penginstalanya  lebih  mudah  di bandingkan dengan CentOS.





DAFTAR PUSTAKA





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar